Surya Ramadhani

Surya Ramadhani

Surya Ramadhani

Yakin dan optimis dibarengi sejumlah usaha dengan berlandaskan keahlian, adalah suatu sikap positif yang banyak mendukung keberhasilan seseorang dalam melakukan sesuatu. Seseorang akan mengalami pesimisme jika tidak memiliki keahlian dan tidak percaya dengan kemampuan diri sendiri. Paling tidak, prinsip yang dipegang oleh cewek manis bernama lengkap Surya Ramadhani ini telah menghantarkannya menjadi seorang Sales Marketing Executive Hotel Pangeran Beach Padang. Berkat keyakinan dan sejumlah keahlian dan pengelaman sebelumnya, ia mampu menumbangkan sejumlah pesaing beratnya untuk duduk di posisi tersebut.
Semenjak semester 5 dibangku kuliah, alumni Jurusan Manajemen Keuangan AKBP Padang ini mulai merambah dunia marketing. Sejumlah lembaga dan perusahaan swasta pernah dijejalinya untuk memperkuat pengalaman kerja. Tak heran, kalau cewek yang akrab disapa Uri ini, mudah menguasai dunia dan suasana kerja yang sebagian orang menilainya sulit dan penuh resiko.
”Orang yang belum menjalankannya, mungkin bisa berkata sulit. Tapi, setelah ia menjalaninya, mungkin tidak seperti yang dibayangkan. Selagi kita mempunyai keyakinan dan memiliki kemampuan di bidang tersebut, saya yakin tidak ada kata-kata sulit,” ujarnya.
Basic komunikasi, bahasa dan keuangan yang dimilikinya, membuat cewek kelahiran Bukittinggi 18 Juni 1983 tidak pernah mengeluh dengan pekerjaan. Seolah-olah pekerjaan ini telah menyatu dalam jiwanya, berbagai kendala dijalaninya dengan tenang dan sabar.
Tidak ubahnya bagi sejumlah orang yang seprofesi dengannya, kendala di lapangan selalu berawal dari sikap pengunjung atau klien yang beraneka ragam. Namun baginya, resiko yang penuh tantangan ini membuatnya semakin dewasa dalam menentukan sikap.
”Kami selalu memberikan fasilitas dan kemampuan kami secara maksimal. Namun ada sejumlah pengunjung yang kurang mengerti dan kurang bisa mengontrol diri, sehingga membuat kita ekstra keras melayaninya. Kita harus menyikapinya dengan dingin, agar bisa meredam suasana tersebut,” ujar anak pertama dari dua orang bersaudara ini.
Tidak dapat dipungkiri, semua pekerjaan mengandung resiko. Seperti yang dialaminya sekarang. Cewek yang pernah terjun ke dunia musik bersama band Fresshe dan Fentasio semasa kuliah, sulit mengekspresikan hobi nyanyinya. Namun lagi-lagi cewek yang berdomisili di Pondok Kopi Siteba Padang ini tidak mempersalahkannya. ”Bagaimanapun juga, pekerjaan adalah prioritas utama yang harus dijalankan. Hobi bisa menyusul kemudian,” ungkapnya lagi. (wan)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: