Warga Korea di Syahadatkan

PADANG, Haluan

Tertarik dengan ajaran Agama Islam, Chung Ji Yang (32) warga keturunan Korea yang telah lama menetap di Jepang, menyatakan diri untuk masuk Agama Islam Kamis (20/11). Ia di syahadatkan oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Rusydi sekitar pukul 10.00 WIB, di ruangan Islamic Center Jalan Srigunting Air Tawar Padang.

Selain dihadiri oleh sejumlah masyarakat serta beberapa unsur pihak penegak hukum dan pemuka agama, prosesi syahadat ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum DDI Sumbar Amiryahruddin dan Sekretaris DDI Sumbar Afdhal, yang bertindak sebagai saksi.

Chung Ji Yang dalam bahasa dan logat Jepangnya yang diterjemahkan oleh calon suaminya Hendriadi (31) mengungkapkan, dirinya telah mengenal ajaran Islam semenjak 5 tahun lalu melalui Hendriadi. Menurutnya, Agama Islam merupakan ajaran yang mulia yang pantas untuk dianut.

“Saya kenal Hendriadi, yang sekarang sebagai calon suami saya sekitar 5 tahun lalu di Kota Osaka Jepang. Beberapa Minggu kemudian, saya mulai diajarkan oleh beliau tentang ilmu-ilmu Agama Islam, dan saya sangat tertarik sekali. Untuk itu saya ingin mengetahui lebih banyak dan ingin mendalami ajaran Agama Islam,” tuturnya terharu.

Meskipun ia belum fasih membaca bahasa Arab dan belum mengenal banyak ajaran Agama Islam, namun ia yakin dalam waktu dekat ia mampu menguasainya. Dasar-dasar agama Islam yang telah dimilikinya diikuti dengan besarnya keinginan untuk mempelajari Islam, menjadikan modal dasar baginya untuk beradaptasi dan menerapkan ilmu-ilmu Islam.

Menurut rencana, hari ini ia akan ijab kabul dengan calon suaminya Hendriadi di Mesjid Nurul Yakin Indarung Padang, seusai Shalat Jumat. Pesta perkawinannya sendiri direncanakan berlangsung pada hari Minggu mendatang di Perumnas Indarung Padang. Hendriadi adalah warga asli Padang yang sekarang berprofesi sebagai pegawai swasta di Pulau Jawa.

Hendriadi sangat senang dan bangga karena calon istrinya sekarang telah beragama Islam. Perjuangannya selama 5 tahun mengajarkan agama Islam kepada calon istrinya tidak sia-sia. Ia juga mengatakan, bahwa pihak keluarganyapun sangat senang dan tidak menentang pernikahannya dengan wanita asing.

“Saya akan terus mengajarkan Istri saya tentang agama Islam. Namun saya masih bingung, karena pada awal-awal pasca pernikahan kami nantinya, kami akan terpisah dengan pekerjaan kami masing-masing. Seusai menikah saya akan kembali ke Jawa, sementara istri saya kembali ke Jepang untuk beberapa waktu. Jika kami berpisah, siapa yang akan mengajarkannya agama,” jelasnya.

Menyikapi hal ini, Ketua DDI Sumbar Rusydi mencarikan solusi terbaik bagi pasangan tersebut. Menurutnya, di Jepang sangat banyak sekali ulama yang menyiarkan agama Islam. Ia menyarankan untuk mencari seorang ulama di Jepang, untuk terus melanjutkan pengajaran agama Islam kepada Chung Ji Yang. (wan)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: